Profil
Rewards for Justice menawarkan imbalan sampai sebesar US$5 juta untuk informasi mengenai pengeboman Barak-barak Korps Marinir Amerika Serikat di Beirut, Lebanon pada tahun 1983. Pada tanggal 23 Oktober 1983, sebuah truk bermuatan bom meledak di kompleks perumahan para anggota Pasukan Multinasional di Lebanon yang berasal dari Perancis dan Amerika Serikat yang terletak di Bandar Udara Internasional Beirut. Pasukan Multinasional saat itu sedang berada di Lebanon sebagai bagian dari usaha penjagaan perdamaian. Serangan tersebut menewaskan 241 orang anggota militer Amerika Serikat dan melukai 128 orang lainnya. Beberapa waktu kemudian di hari yang sama, 58 orang tentara Perancis tewas di dalam serangan yang serupa. Hizballah diyakini sebagai pihak yang telah menyusun serangan tersebut dan bertindak dengan dukungan dan pendanaan dari Iran.

