Profil
Harakat al-Muqawama al-Islamiya (Hamas) dibentuk pada tahun 1987 pada permulaan pemberontakan Palestina yang pertama atau Intifada Pertama sebagai pengembangan dari cabang Persaudaraan Muslim (Muslim Brotherhood) Palestina. Hamas memiliki sebuah sayap militer yang bernama Brigade Izz al-Din al-Qassam yang telah melancarkan banyak serangan anti-Israel di wilayah-wilayah Israel dan Palestina sejak tahun 1990-an. Serangan-serangan tersebut termasuk pengeboman berskala besar terhadap sasaran-sasaran sipil Israel, serangan-serangan dengan senjata pribadi, bom-bom rakitan jalanan, dan serangan-serangan roket. Hamas menyatakan bertanggung jawab atas pengeboman Sbarro pizzeria di Yerusalem pada bulan Agustus 2001 yang menewaskan 15 orang termasuk dua warga Amerika, dan melukai lebih dari 120 orang. Pada bulan April 2016, seorang anggota Hamas melancarkan serangan bunuh diri di dalam sebuah bis di Yerusalem yang menewaskan 20 orang.
Pada tanggal 8 Oktober 1997, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menetapkan Hamas sebagai Organisasi Teroris Asing (Foreign Terrorist Organization) menurut bagian 219 dari Undang-undang Keimigrasian dan Kewarganegaraan, sebagaimana yang telah diubah. Selanjutnya pada tanggal 31 Oktober 2001, Departemen Luar Negeri menetapkan Hamas sebagai Teroris Global yang Ditandai Secara Khusus (Specially Designated Global Terrorist) sesuai dengan Perintah Eksekutif 13224, sebagaimana yang telah diubah. Sebagai akibat dari penetapan ini, semua kepemilikan dan kepentingan kepemilikan Hamas di wilayah yurisdiksi Amerika Serikat diblokir, dan warga Amerika Serikat secara umum dilarang untuk terlibat dalam transaksi apa pun dengan Hamas. Tindakan-tindakan apa pun yang dilakukan secara sadar untuk menyediakan, atau berusaha atau berkonspirasi untuk menyediakan dukungan material atau sumber daya kepada Hamas adalah tindakan kriminal.
